Wisata ke Green Canyon - Pangandaran

Green Canyon merupakan tempat wisata yang terdapat di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Ciamis, Jawa Barat. Nama Green Canyon ini diperkenalkan oleh seorang wisatawan Perancis pada tahun 1993. Nama Asli dari Green Canyon sebenarnya adalah Cukang Taneuh yang berarti jembatan tanah. Nama tempat itu sekarang lebih dikenal dengan nama Green Canyon dibanding nama aslinya. Tanggal 24 Maret 2012 kami melakukan wisata ke Green Canyon. Sebelum ke Green Canyon kami singgah dulu ke Ciamis untuk menginap di rumah saudara. Untuk menuju ke Green Canyon dari Ciamis kira-kira memakan waktu kurang lebih 3 jam. Green Canyon dekat dengan wisata Pengandaran. Untuk sampai di Green Canyon kita harus melewati Pangandaran. Dari Pengandaran ke Green Canyon jaraknya kurang lebih 30 km. Kira-kira 1 jam perjalanan.
Mendekati kawasan Green Canyon kami terjebak macet. Rupanya bukan kami saja yang ingin masuk ke tempat wisata itu. Buat yang membawa mobil atau berangkat dengan bus tidak perlu khawatir karena disediakan tempat parkir, walaupun tidak begitu luas. Di sekitar tempat parkir ini juga bisa ditemukan Musalla, warung makan, dan WC.


Untuk berwisata di Green Canyon ini kita harus membeli tiket untuk menyewa perahu kecil yang disebut "ketinting". Tiket bisa dibeli di loket dengan harga Rp. 75.000,- per perahu. Satu perahu bisa dinaiki hanya 6 orang saja ditambah 2 orang penjaga perahu. Sayangnya waktu kesana kita kehabisan tiket. Begitu banyaknya wisatawan yang berminat ke Green Canyon membuat tiket habis. Untung saja ada ibu yang berbaik hati dan kelebihan tiket, kami bisa membeli darinya dengan harga sama Rp.75.000,-.. thanks ya bu.. Di tiket itu ada nomor antriannya. Kami kebagian nomor 385. Daripada lama menunggu kami shalat dzuhur dan makan siang dulu. Kebetulan waktu sudah menunjukkan jam 12 siang.


Setelah makan kami menuju antrian. Tidak beberapa lama nomor kami dipanggil. Kami segera naik perahu kecil itu untuk menyusuri sungai menuju lokasi Green Canyon. Kami menikmati perjalanan menyusuri sungai itu. Air sungainya berwarna hijau tosca. Di tepi sungai tumbuh pohon-pohon lebat yang menghijau. Mungkin inilah sebab mengapa tempat ini dinamakan Green Canyon. Warna air hijau pada Green Canyon ini menurut penjaga perahu disebabkan karena percampuran antara air sungai dan air laut. Pada musim hujan air sungai yang hijau ini akan menjadi berwarna coklat. Jadi upayakan kalau ke Green Canyon jangan pada waktu musim hujan.

Sekitar 30 menit akhirnya kami tiba di mulut gua. Pemandangan disini semakin indah dipandang mata. Di tepi sungai tampak dinding-dinding alami dari batu-batu stalaktit dan stalagmit. Sungai pun semakin menyempit karena terhalang batu besar. Di atas batu besar tampak petugas yang menjaga dan mengatur perahu-perahu yang memang banyak memasuki gua Green Canyon ini. Tampak aliran sungai Cijulang yang menembus gua.













Sampai di gua, perahu berhenti. Dari sini kita bisa melanjutkan perjalanan ke gua dengan berjalan atau berenang untuk masuk ke dalam. Sementara perahu yang ditumpangi menunggu di sisi batu. Di dalam gua ini terdapat air terjun kecil yang siap membasahi para pengunjungnya. Air yang berjatuhan dari atas di dalam gua ini terasa dingin dan menyegarkan. Di dalam gua ini memang ada air terjunnya yang disebut air terjun Palatar. Berada di gua ini seperti menikmati air hujan abadi yang turun terus menerus sepanjang waktu. Air terjunnya tidak terlalu deras jadi tampak seperti hujan. Kami terkagum-kagum dengan keindahan tempat ini. Suatu hal yang sukar ditemui di tempat lain. Gua ini memiliki stalagtit dan stalagmit yang sangat indah. stalagtit dan stalagmit itu terlihat dialiri tetesan air. Kami berhenti sejenak di dalam gua itu untuk menikmati keindahan alam ini.


Tampak beberapa wisatawan yang berenang. Ada juga yang naik ke batu-batu di gua ini dan terjun ke air dari atas batu setinggi 5 meter. Sayangnya kami waktu itu tidak mempersiapkan diri untuk berenang sehingga urung untuk berenang. Kami hanya berfoto-foto saja mengabadikan pemandangan indah di dalam gua ini. Setelah puas menikmati gua di Green Canyon ini akhirnya kami dengan perahu yang tadi kami tumpangi kembali lagi. Perjalanan balik tidak kalah menyenangkan dibandingkan perjalanan berangkat ke green Canyon kembali menyusuri sungai yang tadi kami lewati.

Tidak terasa perjalanan terasa lebih cepat dibanding perjalanan berangkat. Suatu perjalanan yang tidak terlupakan berwisata di Green Canyon Cijulang. Mudah-mudahan suatu saat kami bisa kembali lagi kesini.



0 komentar:

Posting Komentar